Galeri

Kebaya Bali dan Sejarah Kebaya

Berikut sejarah kebaya, dan munculnya kebaya bali menurut wikipedia.org/wiki/Kebaya :

Kebaya, kebaya bali

Kebaya, kebaya bali

Kebaya adalah busana nasional Indonesia, meskipun lebih akurat endemik orang Jawa, Sunda dan Bali.

Bentuk awal Kebaya berasal dari istana Jawa Kerajaan Majapahit sebagai sarana untuk memadukan  emban perempuan yang ada, tubuh membungkus perempuan aristokrat menjadi lebih sederhana dan dapat diterima oleh agama Islam yang baru diadopsi. Aceh, Riau dan Johor Kerajaan dan Sumatera Utara mengadopsi kebaya gaya Jawa sebagai sarana ekspresi status sosial dengan penguasa Jawa yang lebih alus atau halus.
Nama Kebaya sebagai jenis pakaian tertentu telah dicatat oleh Portugis ketika mereka mendarat di Indonesia. Kebaya dikaitkan dengan jenis blus yang dikenakan oleh perempuan Indonesia di abad 15 atau 16. Sebelum 1600, kebaya di pulau Jawa dianggap sebagai pakaian kudus untuk dipakai hanya oleh keluarga kerajaan, bangsawan (bangsawan) dan kaum bangsawan kecil, dalam era ketika petani banyak pria dan wanita berjalan bertelanjang dada terbuka.
Perlahan-lahan kebaya secara alami menyebar ke daerah tetangga melalui interaksi perdagangan, diplomasi dan sosial ke Malaka, Bali, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Kesultanan Sulu dan Mindanao kebaya Jawa seperti yang ada sekarang yang dicatat oleh Raffles pada 1817, sebagai sutra, brokat dan beludru, dengan pembukaan pusat blus diikat oleh bros, daripada tombol-tombol dan lubang di batang tubuh membungkus kemben, dengan kain (dan pisahkan beberapa meter kain panjang membungkus keliru disebut ‘sarung dalam bahasa Inggris (sebuah sarung (aksen Malaysia: sarung ) dijahit untuk membentuk tabung, seperti pakaian Barat) Setelah ratusan tahun akulturasi daerah, pakaian telah menjadi ekspresi budaya lokal yang sangat etnis, kesenian dan tradisi menjahit.
Bukti awal fotografi kebaya sebagai tanggal hari ini diketahui dari 1857 gaya Jawa, Peranakan dan Eurasia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s